https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/issue/feed Jurnal ENMAP (Environment and Mapping) 2024-09-30T00:00:00+00:00 I Gst Ngr Yoga Jayantara yoga.jayantara@undiksha.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal ENMAP (Environment and Mapping)</strong> is a peer-reviewed journal published by Universitas Pendidikan Ganesha since 2020. ENMAP is an integrated media for ongoing communication related to significant new research findings related to geoinformation, field surveying, environment, regional issue investigations, resource management, disaster management, remote sensing techniques (RS) and the application of geographical information system (GIS) and in-depth discussion on the development of surveying and mapping tools.. <br /><strong>p-ISSN:</strong> <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2745-3731" target="_blank" rel="noopener">2745-3731</a> and <strong>e-ISSN:</strong> <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2745-3723" target="_blank" rel="noopener">2745-3723</a></p> https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/article/view/82521 Bagus Pemetaan Partisipatif Bidang Tanah Berbasis Data Peta Kerja BPN di Lingkungan Satria, Kelurahan Penarukan 2024-07-12T05:06:10+00:00 Gede Gita Sukaantara 6174suka@gmail.com Wayan Treman wayan.treman@undiksha.ac.id I Wayan Krisna Eka Putra krisna.ekaputra@undiksha.ac.id <p>Lingkungan Satria merupakan wilayah yang data peta kerja bidang tanahnya belum rapi dan banyak bidang tanah yang belum terplotting. Untuk merapikan dan melengkapi data bidang tanah yang belum terplotting tersebut maka dilaksanakan program pemetaan partisipatif bidang tanah berbasis data peta kerja dari BPN. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bidang tanah yang berada di Lingkungan Satria. Metode yang digunakan untuk penelitian ini yaitu metode gabungan kualitatif dan kuantitatif/mixed methods dengan pendekatan deskriptif, metode kualitatif dalam pemetaan bidang melibatkan pengumpulan data yang mendalam, seperti survei, wawancara, dan observasi, dan metode kuantitatif digunakan dalam penghitungan luas setiap data bidang tanah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di wilayah&nbsp; Lingkungan Satria memiliki 3 klasifikasi bidang tanah yaitu, bidang tanah yang sudah bersertifikat dengan luasan sesuai yang berjumlah 421 bidang tanah dengan total luasan mencapai 14,03 Ha dengan persentase 32,3 %, bidang tanah yang sudah bersertifikat dengan luasan tidak sesuai yang berjumlah 88 bidang tanah&nbsp;&nbsp; dengan total luasan mencapai 3,00 Ha dengan persentase 6,9 % serta bidang hasil pemetaan yang berjumlah 268 bidang tanah dengan total luasan mencapai 26,37 Ha dengan persentase 60.8 %.</p> 2024-09-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Gede Gita Sukaantara, Wayan Treman, I Wayan Krisna Eka Putra https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/article/view/82551 Pemetaan Penggunaan Lahan Berbasis Citra Foto UAV (Unmanned Aerial Vehicle) Di Kelurahan Penarukan Kabupaten Buleleng 2024-07-12T05:07:36+00:00 Made Astawa astawamade891@gmail.com I Gede Yudiwisnawa yudi.wisnawa@undiksha.ac.id I Wayan Treman wayan.treman@undiksha.ac.id <p>Meningkatnya jumlah penduduk dari tahun ke tahun pastinya kebutuhan akan lahan juga akan meningkat yang dimana saat ini, alih fungsi lahan sudah marak terjadi dari lahan pertanian menjadi lahan terbangun. &nbsp;Melihat dari situasi yang terjadi di Kelurahan Penarukan Kabupaten Buleleng, dimana beberapa lahan pertanian telah diubah menjadi lahan untuk pembangunan. Oleh karena itu, pemetaan penggunaan lahan tegalan, sawah, perkebunan dan permukiman sangat diperlukan untuk menginterpretasi penggunaan lahan dari hasil foto UAV yang bertujuan untuk memperoleh data <em>up to date</em> yang mencangkup persebaran dan luas penggunaan lahan. Penelitian ini akan menggunakan metode interpretasi visual dengan menggunakan unsur-unsur interpretasi yang dimana akan dilakukan secara manual yaitu melalui digitasi <em>on-screen </em>pada software ArcGIS, <em>Ground Check</em>, dan Uji keakuratan interpretasi. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu visualisasi persebaran penggunaan lahan dari lahan tegalan dengan menunjukkan pola persebarannya secara random sedangkan perkebunan visualisasi pola persebarannya tersebar secara merata, dan dari lahan permukiman yang dimana mengikuti pola jalur jalan transportasi sekunder, kolektor dan arteri&nbsp; sedangkan visualisasi dari persebaran penggunaan lahan sawah yang dimana lahan sawah ini merupakan penggunaan lahan yang paling dominan jika di bandingkan dengan penggunaan lahan lainnya, dengan jumlah persentase 45.38% dengan visualisasi pola persebarannya tersebar secara acak. Hasil dari klasifikasi kelas penggunaan lahan mendapatkan 21 kelas penggunaan lahan yang meliputi dari Sawah Irigasi, Rumah Hunian, Kebun Campuran, Pura, Hotel, Sarana Olahraga, Permukiman, Pemakaman Umum, Sarana Pendidikan, Stasiun Pompa Bahan Bakar, Masjid, Kantor Bank, Gedung, Lahan Kosong, Kantor Lurah, Kebun, Perumahan, Tegalan, Stasiun/Terminal, Pusat Perdaganagan Tradisional dan Puskesmas. Luas area keseluruhan kelas penggunaan lahan Kelurahan Penarukan yaitu 373.04 Ha. Tingkat keakuratan presentase hasil uji interpretasi yang diperoleh yaitu 100% didasarkan pada verifikasi dari 30 titik sampel yang digunakan.</p> 2024-09-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 made, I Gede Yudiwisnawa, I Wayan Treman https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/article/view/82591 Bagus ANALISIS PERSEBARAN RUANG TERBUKA HIJAU MENGGUNAKAN GOOGLE EARTH PRO DI KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG 2024-07-12T05:34:38+00:00 Putu Arya Wirya Arta aryawirya2002@gmail.com I Wayan Krisna Eka Putra krisna.ekaputra@undiksha.ac.id I Gede Yudiwisnawa yudi.wisnawa@undiksha.ac.id <p>Seiring dengan adanya peningkatan kepadatan penduduk dan aktivitas sosial ekonomi pada suatu wilayah perkotaan menyebabkan terjadinya penurunan terhadap ketersediaan lahan dan kelestarian RTH. Penelitian ini bertujuan memetakan persebaran Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Buleleng. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan melakukan interpretasi Citra Satelit dengan metode Digitasi <em>On Screen</em> menggunakan prangkat lunak <em>Google Earth Pro</em> dalam pemrolehan data sekunder dan melakukan Ground Check dalam pemrolehan data primer. Adapun hasil penelitian ini, Berdasarkan dari hasil interpretasi visual citra satelit menggunakan prangkat lunak<em> Google Earth Pro</em><em>,</em> pada Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Buleleng, Kawasan Hijau Pertanian mendominasi dengan luas 2756,21 Ha dari total luas Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Buleleng sebesar 2871,94 Ha. Persebaran Ruang Terbuka Hijau ini telah tersebar secara merata di setiap wilayah Desa dan Kelurahan yang terdapat dalam cakupan Kecamatan Buleleng.</p> <p>&nbsp;</p> 2024-09-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Putu Arya Wirya Arta, I Wayan Krisna Eka Putra, I Gede Yudiwisnawa https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/article/view/79830 Pemetaan potensi banjir di Desa Candikuning berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) 2024-07-11T03:45:35+00:00 Luh Putu Nandha Maha Dewi nandha@undiksha.ac.id Dewa Made Atmaja made.atmaja@undiksha.ac.id I Wayan Krisna EKa Putra krisna.ekaputra@undiksha.ac.id <p>Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menentukan daerah yang memiliki potensi banjir di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu dari bulan September 2023 hingga Mei 2024. Penelitian ini mencakup berbagai variabel yang relevan dengan potensi banjir, yaitu curah hujan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah, dan kerapatan drainase. Untuk mengidentifikasi daerah-daerah rawan banjir di Desa Candikuning, setiap parameter diberi skor berdasarkan klasifikasi yang telah ditentukan sesuai dengan kategori masing-masing. Proses ini melibatkan analisis mendalam terhadap data yang dikumpulkan. Setelah parameter-parameter ini diklasifikasikan, selanjutnya adalah melakukan overlay dengan Peta Administrasi Desa Candikuning. Dalam penelitian ini, overlay bobot digunakan untuk menggabungkan data curah hujan, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah, dan kerapatan drainase. Setiap lapisan informasi diberi bobot berdasarkan pentingnya masing-masing dalam kontribusi terhadap potensi banjir. Hasil akhir dari penelitian ini adalah peta potensi banjir yang menggambarkan wilayah-wilayah di Desa Candikuning yang memiliki berbagai tingkat risiko banjir. Klasifikasi pada peta ini dibagi menjadi lima kategori utama: potensi sangat rendah, rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Peta potensi banjir ini diharapkan dapat menjadi alat yang berguna bagi pemerintah setempat dan masyarakat dalam merencanakan langkah-langkah mitigasi banjir, serta dalam pengelolaan sumber daya alam dan tata ruang wilayah secara lebih efektif.</p> 2024-09-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 Luh Putu Nandha Maha Dewi Maha Dewi, Dewa Made Atmaja, I Wayan Krisna EKa Putra https://ejournal.undiksha.ac.id./index.php/ENMAP/article/view/83396 Kuantitatif ANALISIS KETERJANGKAUAN DAN POLA SEBARAN SEKOLAH NEGERI BERBASIS INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG 2024-07-26T14:55:12+00:00 I Gusti Bagus Wirya Dharma bagus.wirya@undiksha.ac.id I Gede Yudi Wisnawa yudi.wisnawa@undiksha.a.id I Gede Budiarta gede.budiarta@undiksha.ac.id <p>Analisis sekolah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kecamatan Sawan. Analisis sekolah dapat membantu dalam menentukan kebutuhan sekolah, alokasi sumber daya dan penentuan rencana pembangunan keberlanjutan. Selain itu, analisis sekolah ini juga digunakan untuk mengidentifikasi dan menggambarkan kondisi serta potensi layanan sekolah-sekolah di Kecamatan Sawan. Tujuan dari penelitian ini antara lain : Menganalisis tingkat keterjangkauan masyarakat terhadap lokasi sekolah negeri di Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng berdasarkan analisis <em>buffering</em>. Menganalisis pola sebaran sekolah negeri di Kecamatan Sawan berdasarkan analisis tetangga terdekat.Metode yang digunakan yaitu metode deskritif kuantitatif, analisis data meliputi analisis buffer, analisis tetangga terdekat dan survei lapangan untuk pengambilan data titik koordinat. Hasil dari penelitian ini antara lain : analisis keterjangkauan sekolah terhadap pemukiman masyarakat yaitu dengan metode buffer, pada jenjang SD, area seluas 56,377 Km² dari total 91,303 Km² wilayah pemukiman dapat dijangkau dengan baik, mengidentifikasi jangkauan SD ke pemukiman sudah merata dan aksesibilitasnya sangat memadai. Pada jenjang SMP, 11 desa yang dapat terlayani dengan baik, namun 3 desa belum terlayani secara optimal karena pemukiman penduduk berada di luar jangkauan radius 1.000 meter dari SMP terdekat. Pada jenjang SMA/SMK, sebagian besar daerah pemukiman dapat dijangkau, kecuali 1 desa yang belum terlayani secara optimal karena berada di luar jangkauan radius 3.000 meter dari lokasi SMA/SMK terdekat. Analisis pola sebaran sekolah negeri dengan metode analisis tetangga terdekat pada 52 titik lokasi mengidikasikan pola mengelompok (clustered) atau tidak tersebar dengan merata, dengan nilai T I = 0,801924 dan z-score = -2,732523.</p> 2024-09-30T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2025 wirya dharma I GUSTI BAGUS WIRYA DHARMA, I Gede Yudi Wisnawa, I Gede Budiarta