DINAMIKA PENGELOLAAN KAMPUNG INGGRIS OLEH MASYARAKAT DI DESA TULUNGREJO KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI
DOI:
https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v9i2.17645Keywords:
Konstruksi Sosial, Partisipasi Masyarakat, PengelolaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Kampung Inggris oleh masyarakat di Desa Tulungrejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi Simpulan penelitian ini adalah pengelolaan Kampung Inggris ini dibagi menjadi 3 proses yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses perencanaan pengelolaan Kampung Inggris yaitu perumusan kebijakan yang dilakukan oleh masyarakat, pemerintahan desa, paguyuban masyarakat, lembaga kursus, aparatur keamanan dan Forum Kampung Bahasa. Pada proses pelaksanaan, pihak-pihak terkait berkoordinasi menyebarkan kebijakan dengan berpartisipasi sesuai bidang pekerjaannya. Pada proses evaluasi, pihak-pihak terkait kembali berkoordinasi melalui musyawarah.
References
Adi. (2007). Perencanaan Partisipatoris Berbasis Aset Komunitas: dari Pemikiran Menuju Penerapan. Depok: FISIP UI Press.
Amalia, Kusumawati, & Hakim. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata serta Dampaknya terhadap Perekonomian Warga di Desa Tulungrejo Kota Batu. Jurnal Administrasi Bisnis, 61(3), 48-56.
Amalia, N., Kusumawati, A., & Hakim, L. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata serta Dampaknya terhadap Perekonomian Warga di Desa Tulungrejo Kota Batu. Jurnal Administrasi Bisnis, 61 (3), 48-56.
Azeharie, S. (2016). Pola Komunikasi Antara Pedagang dan Pembeli di Desa Pare, Kampung Inggris Kediri. Jurnal Komunikasi, 7 (2), 207-223.
Basya, M. F., Mawardi, M. K., & Nuralam, I. P. (2018). Analisis Preferensi Konsumen terhadap Keputusan Menggunakan Jasa Kursus Bahasa Inggris (Studi pada Pelanggan Lembaga Kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 58 (2), 197-205.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (2013). Tafsir Sosial Atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Jakarta: LP3ES.
Candra. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Mengelola “Kampung Inggris” Kecamatan Pare Kabupaten Kediri (Studi Kasus “Kampung Inggris” Kecamatan Pare Kabupaten Kediri). Swara Bhumi, 5(6), 137-142.
Candra, B. E. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Mengelola “Kampung Inggris” Kecamatan Pare Kabupaten Kediri (Studi Kasus "Kampung Inggris" Kecamatan Pare Kabupaten Kediri). Swara Bhumi, 5 (6), 137-142.
Christyawaty, E., & Susilowati, N. (2018). Jejak Budaya Musyawarah, Bentuk Demokrasi Masyarakat Minangkabau. Berkala Arkeologi Sangkhakala, 188-203.
Diniati, A. (2018). Konstruksi Sosial Melalui Komunikasi Intrapribadi Mahasiswa Gay di Kota Bandung. Jurnal Kajian Komunikasi, 6 (2), 147-159.
Friedman, A. M. (2015). Perceptual Construction: Rereading The Social Construction of Reality Through the sociology of The Senses. Cultural Sociology, 1-16.
Hamijoyo. (2007). Partisipasi dalam Pembangunan. Jakarta: Depdikbud RI.
Hasibuan. (2007). Organisasi dan Manajemen. Jakarta: Rineka Cipta.
Heningtyas, M. A. (2014). Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Upaya Pengembangan Pendidikan Nonformal (Studi Kasus: Eksistensi" Kampung Inggris" Kabupaten Kediri). Jurnal Administrasi Publik, 2 (2), 264-268.
Mardiani, D. P. (2014). Partisipasi Masyarakat dalam Kursus Bahasa Inggris Sebagai Upaya Mewujudkan Community Based education di Kampung Inggris Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. J+ PLUS UNESA, 1-10.
Melati, I. S. (2013). Fenomena Investasi Bisnis Pendidikan (Studi Kasus di Kampung Inggris Pare Kediri). Journal of Economic Education, 2 (1), 9-17.
Mualifah, N., & Roekminiati, S. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Kampung Inggris Sebagai Destinasi Wisata Edukasi di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 2 (1), 168-182.
Mubarok, A. F. (2012). Penyesuaian Diri Pendatang di Lingkungan Baru. Journal of Social and Industrial Psychology, 1 (1), 21-27.
Muta’afi, F., & Handoyo, P. (2015). Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Penderita Kusta. Paradigma, 3 (3), 1-7.
Prasojo, M. N. (2018). Konstruksi Sosial Masyarakat terhadap Alam Gunung Merapi: Studi Kualitatif tentang Kearifan Lokal yang Berkembang di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Jurnal Analisa Sosiologi, 4 (2), 31-46.
Rohmah, D. N., & Affandi, M. A. (2017). KOnstruksi Sosial Masyarakat Desa Gayam tentang Kebijakan dana Alokasi Khusus Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. Paradigma, 5 (3), 1-6.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukur. (2017). Kampung Inggris Pare: Studi Kasus Interaksi Antar Lembaga Kursus dan Peserta Kursus dalam Perkembangan Kampung Inggris di Desa Tulungrejo serta Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Malang: Universitas Negeri Malang.
Triana, R. S., Rangga, K. K., & Viantimala, B. (2018). Partisipasi Petani dalam Program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai (UP2PJK) di Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Ilmu-ilmu Agribisnis, 5 (4), 446-452.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with the Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Access)