Bahan Ajar Interaktif CAPU Bali Berorientasi Budaya Untuk Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas I
Kata Kunci:
Pengembangan, Bahan Ajar Interaktif, Keterampilan Membaca Permulaan, Budaya BaliAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD, serta pemanfaatan budaya pada kegiatan pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas media, respon praktisi dan siswa terhadap kepraktisan bahan ajar interaktif CAPU BALI. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek uji coba untuk penelitian ini adalah 2 orang ahli isi, 2 orang ahli media, 1 orang guru, dan 9 orang siswa. Metode pengumpulan data, yaitu wawancara, observasi, dan angket/kuesioner. Instrumen yang dipergunakan untuk mengumpulkan data, yaitu pedoman wawancara dan rating scale. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini menerapkan dua jenis data yag terdiri dari data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar interaktif CAPU BALI yang telah dihasilkan memperoleh indeks validitas isi materi sebesar 0,96 dengan predikat sangat valid. Bahan ajar interaktif CAPU BALI yang telah dihasilkan memperoleh indeks validitas isi media sebesar 0,91 dengan predikat sangat valid. Tingkat pencapaian respon guru terhadap bahan ajar interaktif CAPU BALI adalah sebesar 100% dengan predikat sangat baik, dan Tingkat pencapaian respon siswa adalah sebesar 94% dengan predikat sangat baik. Disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif CAPU Bali berorientasi budaya layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yakni diharapkan mampu menjadi bahan bacaan dan inspirasi dalam mengembangkan bahan ajar interaktif bagi siswa kelas 1 sekolah dasar, khususnya untuk menstimulus kemampuan membaca.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Arsita Novelia, Desak Putu Parmiti, Putu Nanci Riastini

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.